 |
| Raymond Davis, Jr |
(Beranda Fisika). Raymond Davis, Jr, Pemenang Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 2002. Ia adalah ilmuwan pertama yang secara serius memelopori penelitian tentang neutrino di bawah sinar matahari. Neutrino adalah partikel, didalilkan oleh
Wolfgang Pauli pada tahun 1930, yang selama puluhan tahun dianggap tidak memiliki massa (partikel seperti hantu). Partikel neutrino yang sangat sulit untuk mendeteksi diduga terbentuk dari reaksi nuklir (reaksi fusi) yang terjadi pada bintang-bintang atau matahari (solar neutrino). Hujan neutrino di permukaan bumi diperkirakan mencapai kecepatan milyaran partikel per detik. Penelitian yang dilakukan oleh Ray Davis berhasil menyumbangkan metode pendeteksian untuk membuktikan keberadaan partikel neutrino dan melahirkan bidang penelitian baru yang sangat penting bagi dunia astrofisika, yaitu astronomi neutrino. Davis lahir di Washington, DC, pada tanggal 14 Oktober 1914. Pada tahun 1937 ia memperoleh gelar BS dari University of Maryland yang kemudian dilengkapi dengan MS di tempat yang sama pada tahun 1940. Ia melanjutkan studinya di Yale University dan mendapatkan gelar Ph.D. di bidang kimia fisika pada tahun 1942. Davis kemudian bergabung dengan US Army Air Force selama empat tahun (1942-1946) sebelum bekerja sebagai seorang ahli kimia di Monsanto Chemical Company (1946-1948).